28/10/15

PUISI: Terlanjur Ada

 


Kau bagai udara
Di kala pagi mulai menjelma
Di saat matahari di atas kepala
Di titik sore senja
Dan di waktu malam dengan kegelapannya
Kapan pun, engkau bagiku segalanya

Kau jadikan aku
Bagai cahaya di saat gelap-gulita
Bagai suara penyampai kata-berita

Sahabat...
Aku akan jadi air mata
Yang akan menetes dikala haru suka juga duka
Karena engkau adalah mimpi indah dikala aku memajamkan mata
Dan warna hidupku di dunia

Tanpa kamu,
Hidupku akan terasa kurang satu
Kuharap kau juga begitu
Dan karena begitu
Kita harus tetap bersatu

Meski tak secita
Kita harus setia
Kita harus tetap bersama
Menjadi sahabat untuk selamanya
Karena kita terlanjur ada


Tidak ada komentar:
Tulis komentar